3 Alasan Mie Instan Tidak Boleh Dikonsumsi Terlalu Sering
Kandungan gizi pada mie instan
Mie instan seringkali disebut sebagai makanan yang tidak sehat karena memiliki kandungan karbohidrat, lemak, dan garam yang tinggi, tetapi rendah protein, serat, vitamin, dan mineral. Mengonsumsi makanan dengan kandungan garam atau natrium yang tinggi dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi atau hipertensi, bahkan bisa menyebabkan stroke. Makanan ini juga memiliki kandungan kalori yang tinggi, yang jika dikonsumsi berlebihan berpotensi menyebabkan kegemukan atau obesitas.
Dampak buruk terkait kesehatan jika kamu sering mengonsumsi mie instan
Berikut merupakan 3 dampak negatif bagi kesehatan, menurut sebuah penelitian oleh Dr. Braden Kuo dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, jika mengonsumsi mie instan secara berlebihan.
Membutuhkan proses pencernaan yang lama
Proses pencernaan mie instan membutuhkan waktu yang sangat lama. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Braden Kuo, dalam waktu 2 jam pun, mie instan masih belum mengalami proses pencernaan. Hal ini disebabkan oleh adanya pengawet TBHQ (Tertiary Butylhydroquinone) yang mengandung zat adiktif. Dengan proses cerna yang lama, saluran cerna dipaksa untuk terus-menerus menghancurkan tekstur mie instan. Hal ini dapat berdampak pada penyerapan nutrisi makanan lain.
Pengawet TBHQ (Tertiary Butylhydroquinone) yang sangat berbahaya bagi tubuh
Pengawet TBHQ (Tertiary Butylhydroquinone) merupakan bahan kimia buatan yang memiliki fungsi sebagai antioksidan. Hal ini bertujuan untuk memperpanjang masa simpan makanan olahan. TBHQ digolongkan sebagai bahan tambahan pangan (BTP) atau zat adiktif oleh BPOM RI. Zat adiktif ini memiliki nilai Acceptable Daily Intake (ADI) atau jumlah maksimum yang dapat diterima tanpa menimbulkan efek merugikan terhadap kesehatan sebesar 0-0,7 mg/kg berat badan (BPOM, 2013). Berbagai penelitian telah dilakukan, tetapi masih menghasilkan beragam kesimpulan yang terus diperdebatkan hingga sekarang. Sebagian penelitian mengatakan bahwa paparan terhadap bahan ini aman, selama tidak melebihi batas ADI yang telah ditetapkan. Sebagian lainnya, mengatakan bahwa TBHQ berpotensi menyebabkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan, seperti kanker, gangguan penglihatan, saraf, hingga kematian, dan berpotensi mengakibatkan timbulnya alergi.
Berpotensi menimbulkan gangguan metabolisme
Menurut Profesor nutrisi dan epidemiologi Harvard, Dr. Frank B. Hu, konsumsi mie instan setiap minggu harus diselingi dengan konsumsi sayuran dan buah-buahan agar nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh dapat terpenuhi. Sedangkan, jika mengonsumsi mie instan lebih dari dua kali, diyakini dapat menimbulkan masalah metabolisme tubuh, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan stroke.
Cara memilih mie instan yang lebih sehat
Mie instan adalah makanan sejuta umat yang sangat praktis, ekonomis, dan mudah didapatkan. Sering dijadikan pilihan ketika lapar atau keadaan darurat. Cocok dinikmati ketika cuaca hujan dan dingin. Maka tidak heran banyak orang yang menyukai dan menyimpan stok mie instan di rumah mereka masing-masing. Berikut adalah tips untuk menyajikan mie instan kamu agar lebih sehat.
Jangan gunakan seluruh bumbu mie instan
Salah satu kandungan dalam mie instan yang membuatnya menjadi makanan tidak sehat adalah kandungan natrium yang tinggi pada bumbu mie instan. Kandungan natrium dalam bumbu mie instan cenderung melebihi kebutuhan natrium harian. Hal itu lah yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi jika dikonsumsi terlalu sering.
Tambahkan serat dan protein
Menambahkan toping seperti sayuran dan protein seperti telur, ayam, dll. Dengan tujuan agar gizi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dapat tercukupi.
Hindari makan mie instan dengan nasi
Mie instan telah memiliki kandungan kalori yang tinggi. Sedangkan nasi memiliki kandungan karbohidrat yang mana juga memiliki kalori yang tinggi pula. Hal ini akan berdampak pada kesehatan, yaitu obesitas. Oleh karena itu, sangat tidak dianjurkan untuk menyantap mie instan berbarengan dengan nasi.
Hindari makan mie instan pada tengah malam atau sebelum tidur
Makan mie instan pada tengah malam atau sebelum tidur memicu naiknya berat badan sebab tubuh akan lebih lambah dalam melakukan pencernaan. Selain itu, pada malam hari kita cenderung tidak memiliki kegiatan sehingga tidak ada aktivitas yang nantinya digunakan untuk membakar kalori.
Kabar baik buat kamu pecinta mie instan
Telah hadir Lemonilo, brand mie instan sehat tanpa penguat rasa, tanpa pengawet, dan pewarna buatan serta 100 lebih bahan kimia berbahaya lainnya. Lemonilo menghadirkan mie instan versi pilihan lebih sehat untuk kamu yang suka banget nih makan mie instan. Lemonilo adalah brand yang menawarkan berbagai produk sehat dan alami, antara lain mie yaitu mie instan dan mie kering, bahan dapur yaitu bumbu dan minyak, cemilan yaitu cemilan asin, cemilan kacang, dan cemilan manis, serta minuman yaitu mikoffie cold brew dan michoco.
Lemonilo menggunakan tepung mocaf dan saripati sayuran sebagai bahan dasar pembuatan mie, diproses dengan cara dipanggang bukan digoreng. Hal ini akan menghasilkan air hasil rebusan mie yang jauh lebih jernih, berbeda dengan kebanyakan mie instan. Selain itu, bumbu mie instan ini menggunakan bahan pilihan yang mengandung MSG alami atau glutamate dan bebas dari trans fat atau lemak tak jenuh, yang mana lebih aman dan sehat dari bumbu mie instan biasa. Mie instan Lemonilo juga aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan balita dengan minimal usia 1 tahun, dengan tetap memperhatikan takaran konsumsi dan kebutuhan gizi lainnya.
Lemonilo adalah produk mie instan sehat yang cocok untuk segala kalangan usia, mulai dari balita sampai orang tua. Harganya juga sangat terjangkau untuk produk mie instan yang sehat. Selain itu, mie instan Lemonilo sudah tersedia di seluruh gerai seperti Giant, Superindo, dan Alfamidi. Produk ini juga bisa didapatkan dengan melakukan pemesanan secara online melalui website lemonilo.com atau melalui aplikasi Lemonilo. Lemonilo juga memiliki masa expired date yang cenderung lebih cepat dibandingkan mie instan yang lainnya. Hal tersebut disebabkan oleh bahan yang digunakan merupakan bahan alami dan tanpa pengawet. Masa expired date mie instan Lemonilo adalah 7 bulan sejak masa produksi.
Berikut daftar varian rasa mie instan Lemonilo:
Lemonilo Mie Instan Rasa Mi Goreng
Produk ini merupakan produk pertama mie instan Lemonilo yang sudah ada sejak tahun 2017. Mie ini memiliki warna hijau karena terbuat dari saripati sayur bayam. Sejak kemunculannya, Lemonilo Mie Instan Rasa Mi Goreng masih mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat.
Lemonilo Mie Kuah Instan Ayam Bawang Mialami
Selain mie goreng, Lemonilo juga menyediakan mie kuah dengan dua varian rasa, yaitu ayam bawang dan kari ayam. Mie ini memiliki warna hijau yang terbuat dari saripati sayur daun bawang.
Lemonilo Mie Kuah Instan Rasa Kari Ayam
Varian mie kuah lainnya adalah Lemonilo Mie Kuah Instan Rasa Kari Ayam. Mie ini memiliki warna kuning yang terbuat dari sari kunyit. Mie ini memiliki cita rasa yang gurih dan kuah yang hangat.
Lemonilo Mie Instan Rasa Pedas Korea
Varian yang satu ini sangat cocok untuk kamu penikmat makanan pedas. Lemonilo Mie Instan Rasa Pedas Korea cocok disajikan dengan toping tambahan seperti kimchi, yaitu sayur fermentasi khas Korea. Saus pedas khas Korea-nya juga pedas nampol! Dijamin bikin ketagihan!
Lemonilo SpektaRasa Rendang Padang
Varian ini merupakan varian rasa baru yang baru dirilis pada awal tahun 2022. Memiliki cita rasa rendang khas Padang yang bersatu dengan alaminya mie yang terbuat dari saripati sayur bayam. Penikmat varian ini juga diberikan kenyamanan dengan dapat mengatur sendiri tingkat kepedasan berdasarkan keinginan kamu!
Lemonilo Konjak Rasa Mi Goreng
Varian mie instan Lemonilo kali ini cocok banget buat kamu yang lagi diet karena Lemonilo Konjak Rasa Mi Goreng menggunakan tepung konjak bebas gluten yang dilengkapi dengan bubuk bayam dan tentunya bebas pengawet!
Mie instan Lemonilo sangat cocok buat kamu yang sedang berusaha memulai perjalanan hidup sehat. Lemonilo dapat menjadi teman yang bisa membantu kamu dengan memberikan banyak sekali informasi dan fakta seputar kesehatan yang penting untuk diketahui. Lemonilo hadir dengan fit card di dalam kemasan yang mana berisi informasi dan fakta seputar hidup sehat seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Kampanye terbaru dari brand Lemonilo ini adalah kampanye pentingnya produk yang sehat dan aman. Dalam hal ini, Lemonilo menggandeng keluarga The Baldys sebagai brand ambassador Lemonilo untuk melakukan kolaborasi dengan tujuan menghadirkan berbagai inisiatif baru untuk mengenalkan masyarakat Indonesia terhadap pentingnya untuk memulai hidup sehat yang dimulai dari lingkungan kecil, seperti lingkungan keluarga.
Dalam aplikasi Lemonilo juga menyediakan informasi kesehatan lainnya yang juga dilengkapi dengan fitur Curhat sehat, yaitu fitur yang disediakan untuk memecahkan permasalahan seputar hidup sehat dengan akses bertanya langsung kepada dokter profesional. Kamu juga bisa bergabung dengan Lemonilo Club untuk saling berbagi informasi dan semangat dalam menciptakan generasi hebat bersama Lemonilo.
Dengan demikian, mengonsumsi mie Lemonilo akan mengurangi kemungkinan terjadinya dampak buruk terhadap kesehatan karena berbagai manfaat yang ditawarkan. Meskipun terbilang sedikit lebih mahal, tetapi melihat perbandingan kualitas bahan dan juga nilai gizi antara produk mie instan Lemonilo dengan mie instan lain, mie instan Lemonilo jauh lebih worth it untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.


Komentar
Posting Komentar